Jumat, 29 Juni 2012

NITRIL


Nitril adalah senyawa kimia yang mengandung gugus siano (C=N), dengan atom karbon terikat-tiga pada atom nitrogen. Kelompok CN dapat ditemukan dalam banyak senyawa. Beberapa senyawa diantaranya berupa gas dan lainnya berupa zat padat atau cair. Gugus siano terdapat juga dalam bentuk garam dan polimer dan juga ada yang bersifat kovalen, molekuler, dan ionik (Hart, Craine,Hart 2003). Ikatan rangkap tiga karbon-nitrogen dari sianida organik (nitril) dapat dihidrolisis menjadi gugus karboksil. Reaksi ini berlangsung dalam keadaan asam maupun basa. Bila dalam suasana asam atom nitrogen dari sianida dikonversi menjadi ion ammonium (Gambar 1), sedangkan  dalam suasana basa, nitrogen dikonversi menjadi amonia dan produk organik, yaitu garam karboksilat, yang perlu dinetralkan dalam langkah terpisah menjadi asam (Gambar 2) (Hart, Craine, Hart 2003).

R-C=N + 2H2O          HCl                             R-COOH + NH4+ + Cl-
Gambar 1  Sintesis sianida dalam suasana asam.

R-C=N + 2H2O                  NaOH                R-COONa     +   NH3
Gambar 2  Sintesis sianida dalam suasana basa.

Nitril merupakan kelompok senyawa yang toksik karena mengandung gugus CN dalam strukturnya. Meskipun senyawa nitil dikenal sebagai senyawa sangat toksik, namun diproduksi dalam jumlah besar dan digunakan sebafgai pelarut, plastik, karet sintetik, herbisida, obat-obatan. Krotononitril dan akrilonitril misalnya banyak digunakan sebagai spesifik reagen untuk alkilasi protein kelompok sulfihidril (Cavins dan Friedman,1968). Demikian juga benzonitril banyak digunakan sebagai salah satu bahan aktif herbisida. Herbisida yang diketahui mengandung nitril misalnya dichlobenil, ioksinil, dan buktril dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan.




3 komentar:

  1. Yang menjadi permasalahan disini,seperti yang dijelaskan dalam artikel di atas, disebutkan bahwa nitril merupakan senyawa yang toksik karena mengandung gugus CN dalam strukturnya.
    Mengapa senyawa nitril yang dikenal sebagai senyawa sangat toksik, masih diproduksi dalam jumlah besar dan digunakan sebagai pelarut, plastik, karet sintetik, herbisida,obat-obatan. Serta apa dampak yang ditimbulkan dari penggunaan senyawa nitril tersebut !!!

    BalasHapus
  2. Senyawa nitril banyak digunakan pada industri kimia sebagai prekursor untuk menghsilkan berbagai senyawa organik. Misalnya nikotinamida,akrilamida,asam nikotinat dan asam akrilat.
    Senyawa nitri bersifat bersifat toksik beberapa diantaranya saja.
    Pelepasan ion sianida dapat menyebabkan gejala gangguan perut dan muntah-muntah, gangguan pernafasan, kejang-kejang dan koma

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus